Pada tulisan kali ini saya akan menyampaikan sebuah pandangan bahwa kesabaran itu adalah kunci dari efektivitas, bagaimana bisa??? Ya, karena kesabaran itu adalah sikap yang menahan segala bentuk tindakan baik itu reflektivitas maupun keinginan untuk mengkaji/berfikir ulang dan mendapatkan kemungkinan yang lain. Inilah yang disebut bersabar, sekarang kita kaitkan dengan efektivitas. Efektivitas adalah tingkat kesesuaian antara upaya yang dilakukan dan hasil yang diperoleh yang mengindikasikan upaya seminimal mungkin dan hasil semaksimal mungkin.
"Dengan bersabar, anda dapat melakukan tindakan yang memiliki kemungkinan terbaik dan tidak melakukan kemungkinan yang mengakibatkansuatu resiko dimana kita tidak bisa memperhitungkannya".
Jika kita tidak bersabar dan langsung melakukan apa yang kita inginkan atau yang sudah menjadi reflektivitas kita, maka pada akhirnya kita akan berpikir kembali untuk mendapatkan hasil yang mendekati dengan yang kita inginkan. Tetapi dengan bersabar, kita akan melihat lebih banyak kondisi dimana kemungkinan yang ada mungkin jauh lebih baik dari yang kita lakukan jika tidak bersabar.
Pada dasarnya, manusia memiliki tingkat kesabaran yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Inilah yang membedakan banyak hal tentang psikologis seseorang. Orang yang sabar biasanya memiliki daya tahan stress yang tinggi, sehingga seseorang dengan tingkat kesabaran tinggi akan mempunyai emosi yang stabil. Selain itu orang yang sabar juga merupakan orang yang cerdas, dimana dia bisa berfikir dengan jernih dan dapat membuat keputusan tanpa pengaruh emosional.
Dan satu lagi, orang yang sabar itu disayang oleh Tuhan. Anda ingin tahu kenapa?? Kalau mau jawaban yang pasti, mulai sekarang mulailah untuk lebih bersabar. n_n
Salam semangat \^o^/